Selamat Datang Blogkami jangan lupa isi buku tamu,tukeran link dan berikan komentar

Administrasi Kehutanan




Administrasi Kehutanan
oleh
PROF.DR.IR. MULYADI AT.MSC
I. PENDAHULUAN
1. Pengertian ADMINISTRASI
a. Kamus Istilah Pendidikan dan Latihan Kehutanan:
- Pengurusan atau pengaturan yang menyangkut berbagai aspek manajemen kepemimpinan, hubungan antar manusia dan factor-faktor lingkungannya untuk mencapai tujuan tertentu.-
- Arti sempit dari administrasi adalah “ Ketata uasahaan
- Administrasi materiil ialah kegiatan pengadaan, pemeliharaan, penggunaan dari semua macam barang yang diperlukan.
- Administrasi morial ialah semua kegiatan, peraturan dan pengaturan mengenai status, hak dan kewajiban murid.
- Administrasi pendidikan ialah semua kegiatan yang dijalankan dalam usaha untuk mencapai tujuan pendidikan.
b. Prof. Dr. Sondang P. Siagian [ Filsafat Administrasi, 1970 ]
Administrasi adalah keseluruhan proses kerja sama antara dua orang atau lebih yang didasarkan atas rasionalitas, untuk mencapai tujuan yang telah tentukan sebelumnya.
2. PENGERTIAN ADMINISTRASI KEHUTANAN
a. administrasi kehutanan ialah pengurusan dan pengaturan tentang hal-hal yang terkait dengan hutan dan kehutanan.
b. Kehutanan adalah system pengurusan yang bersangkut pautdengan hutan, kawasan hutan dan hasil hutan yang diselenggarakan secara terpadu.
c. Hutan adalah satu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidakdapat dipisahkan.
3. ADMINISTRASI terdiri dari dua macam yaitu:
a. Admininstrasi Negara [ Public Administration] : “keseluruhan kegiatan yangdilakukanoleh seluruh aparatur pemerintah darisuatu Negara dalam usaha mencapai tujun Negara”
b. Administrasi Niaga Private/ Bussiness[ Administrastion]:
Keseluruhan kegiatan mulai dari produksi barang dan jasa sampai tibanya barangatau jasa tersebut di tangan konsumen.
4. Di hampir semua Negara termasukIndonesia terdapat Badan Usaha MilikNegara { BUMN]. BUMN melaksanakan administrasi yang merupakan kombinasi antara Administrasi Negara dan Administrasi Niaga yang di sebut Public Bussiness Administration.
a. Merupakan Public Corporation, dengan cirri-ciri:
- Dikuasai oleh Negara [BUMN, BUMD]
- Motif bekerjanya bersifat keniagaan
- Struktur orgnisasinya bersifat keniagaan
- Usaha mencari keuntungan.
Gambar 1mengilustrasikan hubungan Administrasi Negara , Administrasi Niaga dan
Public Bussiness Administration (Administrasi Badan Usaha Milik Negara)

5. Prof. Dr. H. buchori Zainun [ Administrasi dan Manajemen Pemerintahan Negara Indonesia 1988]:
a. “ Administrasi dan manajemen pemerintah adalah keseluruhan proses penyelenggaraan tugas-tugas umum pemerintahan pada semua tingkat dan satuan pemerintahan guna mewujudkan seluruh tujuan , untuk mana dibentuk pemerintah dan diisi dengan manusia dan sumber-sumber lainnya yang harus dimanfaatkan secara berdaya guna dan berhasil guna.”
b. Tugas-tugas umum pemerintahan dilaksanakan melalui fungsi adminstrasi dan manajemen pemerintah, yaitu:
[1]. Fungsi perumusan dan penetapan kebijaksanaan umum.
[2]. Fungsi kepemimpinan
[3]. Fungsi pengawasan.
[4]. Fungsi koordinasi.
Fungsi-fungsi administrasi dan manajemen ini di terapkan pada setiap tingkat pemerintah yang ada dalam Pemerintah Negara Republik Indonesia seperti terlihat pada
6. Ilmu asministrasi dan manajemen.
a. Ilmuadministrasidan manajemen merupakan ilmuterapan [ applied science]
- Administrator / manajer selaludihadapkan dengan: manusia, pengalaman, harapan, persepsi, kebutuhan, perasaan dantujuan tertentu.Hal-hal ini merupakan hal-hal internal.
- Hal-hal Eksternal yang di hadapi oleh administrator /manajemen ialah:para pihak[ “ Stakeholders “],yaitu kelompok tertentu di masyarakat yang mempunyai hububgan dan kepentingan langsung dengan organisasi.
b. Pimpinan harus dapatmemilih persepsi yang tepat tentang lingkungan yang dihadapi,yaitu dengan melakukan hal-hal sebagai berikut:
- Mempelejariberbagai data
- Mengisolasi data yang relevan
- Menyaring data lingkungan
- Memilih model-model organisasi.
Pengalaman dapat mempengaruhipersepsi
c. Hal-hal tersebut diatasdapat diilustrasikan pada gambar 3.
d. Komponen-komponen daridatalingkungan terdiri daripaling sedikit 5 faktor,yaitu :
1.Faktor ekonomi
2.Faktor fisik.
3.Faktor social.
4.Faktorpolitik.
5.faktor teknologis.
e. Menurut ENSIKLOPEDI INDONESIA BUKU I [HALAMAN 82]
Cetakan ichtisar baru- van howe, Jakarta 1980:
ADMINISTRASI :Meliputi segala proses pelaksanaan tindakan kerjasama sekelompok manusia untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan.
DALAM BIDANG PEMERINTAHAN.
Diterapkannya penggunaan Administrasi Negara [PUBLIC ADMINISTRATION] termasuk pekerjaan TATA USAHA [clerical work]. Misal : surat menyurat,mencatat segala kegiatan, menyusun menyiapkan bahan laporan / informasi , dll,untukkelancaran jalannya pemerinatahan.

II. UNSUR-UNSUR ADMINISTRASI
1. Pengertian administrasi menurut Prof .Dr. P. SIAGIAN [1970]“ Keseluruhan proses kerjasamaantara dua orang ataulebihyang didasarkan atas rasionalitas, untuk mencapai tujuan yang telahditentukan sebelumnya “.
2. Unsur Administrasi.
Dari pengertian tersebut dapatdilihat , bahwa unsur-unsur administrasi adalah;
a. Duaorang atau lebih.
b. Tujuan
c. Tugas yang akan dilaksanakan
d. Peralatan dan perlengkapan.
A. Dua orang atau lebih.
- Seseorang tidak dapat melakukan kerjasama dengan dirinya sendiri.
- Harus ada orang lain satu atau lebih melaksanakan kegiatan administrasi.
B. Tujuan.
- Tujuan organisasi dapatdi tentukan olehkalangan dalam organisasi:
• Semua orang dalam organisasi terlibat.
• Hanya sebagian anggota organisasi yang terlibat.
• Mungkin hanya satuorang yang menentukan.
- Tujuan organisasi mungkin saja ditentukan oleh pihak luar.
C. Tugas yang akan dilaksanakan.
- pelaksanaan tugas dilakukandengan proses kerjasama.
Proses administrasi timbul apabila ada kerjasama.
- Kerjasamadilakukan agar pelaksanaan tugas efisien dan ekonomis.
- Kerjasama dapat ditimbulkan secara:
• Iklasdansukarela [Voluntary cooperation].
• Dpaksakan [compulsory atau antagonistic cooperation].
D. Peralatan dan perlengkapan.
Jenis dan jumlah peralatan dan perlengkapan tergantung dari faktor-faktor berikut:
- Jumlah orang yang terlibat dalam proses admininstrasi.
- Sifat tujuan yang hendak dicapai.
- Ruang lingkup dalam aneka ragamnya tugas.
- Sifat kerjasama yang dapat diciptakandan dikembangkan.
3. Hubungan Administrasi - Manajemen - Kepemimpinan - Human Relation – Organisasi.
4. Manajemen.
a. Manajemen adalah : kemampuan atau ketrampilan untukmemperoleh sesuatu hasil dalamrangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
b. Manajemen merupakan inti dari administrasi.
c. Manajemen meerupakan alat pelaksana utama dari admininstrasi .
d. tugas utama manajemen ialah:
- Melakukan semua kegiatan dalam batas-batas kebijaksanaan umum.
- Menentukan kebijaksanaan sektoral yang bersifat khusus atau pelaksanaan.
Sedangkan tugas administrasi adalah:
- Menentukan tujuan menyeluruh [ organizational goal ].
- Menentukan kebijaksanaan umum [ general and overal policies ]

5. HUMAN RELATION.
a. Human relation adalah : keseluruhan rangkaian hubungan , baik yang bersifat formal maupun non formal, antara atasan dan bawahan , atasan dengan atasan, serta bawahan dengan bawahan yang harus dibina dan dipelihara sedemikian rupa sehingga tercipta suatu teamwork dan suasana kerja yang intim dan harmonis dalam rangka pencapaian tujuan.
b. Human relation merupakan inti dari kepemimpinan.
c. Manusia dan hubungan antar manusia merupakan faktor penentu dalam proses admininstrasi.
d. Manusia tidakboleh diperlakukan sama dengan modal, mesin, alat dan sebagainya.
6. KEPEMIMPINAN [ LEADERSHIP ].
a. Kepemimpinan adalah kemampuan dan ketrampilan seseorang yang menduduki jabatan sebaga pimpinan satuan kerja untuk mempengaruhi perilaku orang lain , terutama bawahannya , untuk berpikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku yang positif ia memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. {Prof. Dr. Sondang P. Siagian, 1986}
b. Kepemimpinan merupakan inti dari manajemen.
c. Kepemimpinan merupakan motor atau daya penggerak dari semua sumber dan alat [resources] yang tersedia bagi organisasi.
d. Resources terdiri dari :
1. Human Resources.
2. Non Human Resources.
e. Kemampuan pimpinan akan berpengaruh kepada :
1. Tercapai atau tidaknya tujuan organisasi.
2. Penggunaan resources efisien, ekonomis, efektif atau sebaliknya.
f. Pimpinan melakukan kegiatan dalam mengemudikan organisasi sesuai dengan arah yang telah ditetapkan antara lain:
1. Peratauran perundangan dalam organisasi pemerintahan.
2. Akte notaris pembentukan bagi organisasi swasta.
3. Kebijaksanaan pejabat atau pimpinan yang lebih tinggi.
g. Pimpinan mengambil berbagai macam keputusan untuk :
1. Kelancaran jalannya organisasi.
2. Mampu menghadapi tantangan .
3. Memecahkan berbagai masalah.
7. ORGANISASI.
A. Organisasimerupakan wadah di mana kegiatan-kegiatan adminisatrasi dijalankan.
B. Organisasi merupakan rangkaian hirarki antara orang-oarang dalamsuatu ikatan formal.
C. Organisasi dalam arti statis adalah wadah tempat penylenggaraan berbagai kegiatan dengan penggambaran yang jelas tentang hirarki kedudukan , jabatan serta jaringan saluran wewenang dan pertanggungan jawab.
D. Organisasi ditinjau dari segi dinamis adalah: kerja sama yang serasi antara orang-oarang didalamperwadahan yang sistematis, formal dan hirarkikal yang berpikir dan bertindak seirama demi tercapainya tujuan yang telah di tentukan dengan efisien , efektif, produktif, dan ekonomis.
E. Organisasi dapatjuga merupakan setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan , dalamikatan mana terdapat seorang/ beberapa orang yang disebut atasan dan seorang/ beberapa orang yang disebut bawahan.
F. Azas organisasi [ Drs. Sutarto:Dasar-dasar organisasi,1987] terdiri dari:
1. Perumusan tujuan dengan jelas.
2. Departemenisasi
3. Pembagian kerja.
4. Koordinasi.
5. Pelimpahan wewenang.
6. Rentang kendali.
7. Jenjang organisasi.
8. Kesatuan perintah.
9. Fleksibilitas.
10. Berkelangsungan.
11. keseimbangan.

III . RUANG LINGKUP ADMINISATRASI KEHUTANAN.

1. Administrasi / tata laksana kehutanan adalah fase darimanajemen hutanyangmenyangkut organisasi penggunaan personil , sumber-sumber keuangan ,fasilitas danmaterial sedemikian untuk mencapai sasaran manajemen [ kamus kehutanan,1990].
2. Ruang lingkup bidang tugas administrasi kehutanan adalah :
a. Menyelenggarakan tugas bidang perlindungan dan konservasi alam.
b. Menyelenggarakan tugas bidang rehabilitasi lahan dan perhutanan sosial.
c. Menyelenggarakan tugas bidang pengelolaan hutan.
d. Menyelenggarakan tugas bidang planologi kehutanan.
e. Menyelenggarakan tuagas bidang penelitian dan pengembangan.
f. Menyelenggarakan tugas pengawasan.
g. Menyelenggarakan tugas pembinaan administrasi , organisasi dan ketatalaksanaan serta memberikan pelayanan teknis danadministratif kepada unit-unit organisasi lainnya.
h. Menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan tertentu.
i. Menyelenggrakan penyuluhan.
j. Melaksanakan tugas bidang penyelenggaraan standardisasi dan pengendalian lingkungan
3. Pelakasaan administrasi / pengurusan hutan dilakukan oleh Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Daerahsebagaiberikut:
a. Pemerintah Pusat : pengurusan hutan yang bersifat makro /nasional.
b. Pemerintah daerah Tingkat Propinsi dan Tingkat Kabupaten /Kota : pengurusan hutan yang bersifat operasional.
4. Untuk melaksanakan pengurusan hutan, pemerintah mempunya iwewenang untuk:
a. Mengatur dan mengurus segalasesuatu yang berkaitan dengan hutan , kawasan hutan dan hasil hutan.
b. Menetapakan kawasan hutan dan ataumengubah status hutan.
c. Mengatur dan menetapkan hubungan hokum antara orang dengan hutan atau kawasan hutan dan hasilhutan
d. Mengaturpembuatan hukum mengenai kehutanan .
e. Memberikan izin dan hakkepada pihak lain untukmelakukan kegiatan bidang kehutanan
f. Menetapkan danmempertahankan kecukupan luas kawasanhutandalamDAS danatau pulau dengan sebaran yang proposional untuk menjaga keseimbangan manfaat lingkungan , manfaat sosial budaya dan manfaat ekonomi.
5. Tugas Departemen Kehutanan.
Menetapkan kebijaksanaan Pemerintah berdasarkan kebijaksanaan umum yang ditetapkan oleh Presiden peraturan perundanganyang berlaku.
6. Fungsi Departemen Kehutanan:
a. Penetapankebijaksanaan , pelaksanaan kebijaksanaan teknis dan pengendalian pelaksanaannya , pengelolaan kekayaan Negara,serta perumusan danpenyiapankebijaksanaan umum dibidang tugasnya berdasarkan peraturan perundangan yangberlaku.
b. Pembinaan dan koordinasi pelaksanaan tugas dan administrasi Departemendalamarti perencanaan dan pendayagunaan sumber daya pengorganisasian serta hubungan antar lembaga.
c. Penelitian dan pengembangan proses dalam pelaksanaan tugas dan standardisasi.
d. Pelaksanaan pendidikan dan latihan.
e. Pelaksanaan pengawasan fungsional.
7. Paradigma pembangunan kehutan.
a. Lama : pembangunan kehutanan di titik beratkan pada aspek ekonomi.
b. Baru: - Menetpatkan sumber dayahutan dalamtigasisi manfaat yang seimbang , yaitu sisi ekonomi, ekologi dan social.
- Community based development
Dengan paradigm baru akan dilakukan:
• Mendorong etrciptanya pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
• Memberi peluang yangluas kepada pengusaha kecil,menengah dan koperasi.
• Badan Usaha Milik Negara [ BUMN ], Badan Usaha Milik Daerah{ BUMD ], BadanUsaha Mlik Swasta [ BUMS ], dan koperasi yang memperoleh ijin usaha di bidang kehutanan wajib bekerja sama dengan Koperasi masyarakat setempat.
8. Pemanfaatan hutan dilakukan dengan:
a. Pemberian ijin pemanfaatan kawasan dan ijin pemanfaatn jasa lingkungan.
b. Pemberian ijin pemanfaatan hasil hutan kayu.
c. Pemberian ijin pemanfaatan hasil hutan bukan kayu.
d. Pemberian ijin pemungutan hasil hutan kayu danbukan kayu.
e. Pemegang ijin harus bertanggung jawab atas segala macam gangguan terhadap hutan dan kawasan hutan.
9. Penyelenggaraan kehutanan berazaskan mannfaat dan lestari , kerakyatan, keadilan, kebersamaan, keterbukaan dan keterpaduan.
a. Azas manfaat dan lestari , di maksud agar setiap pelaksanaan penyelenggaraan kehutanan memperhatikan keseimbangan dan kelestarian unsur lingkungan , sosial dan budaya, serta ekonomi.
b. Azas kerakyatan dankeadilan:
c. Setiap penyelenggaran kehutanan harus memberikanpeluang dan kesempatan yang sama kepada semua warga Negara sesuai dengan kemampuannya.
d. Harus dicegah praktek-praktek monopoli, monopsoni,oligopolidanoligopsoni.
e. Azas kebersamaan:
f. Penyelenggaraan kehutanan menerapkan usaha bersama, sehingga terjadi saling keterkaitan dan saling ketergantungan secara sinergis antara masyarakat setempat dengan BUMN, BUMD, dan BUMS dalam upaya pembedayaan usaha kecil, menengah dankoperasi.
g. Azas Keterbukaan:
h. Setiap kegiatan penyelenggraan kehutanan mengikutsertakan masyarakat dan memperhatikan aspirasi masyarakat.
i. Azas Keterpaduan :
Setiap penyelenggaraan kehutanan dilakukan secara terpadu dengan memperhatikan kepentingan nasional, sektor lain dan masyarakat setempat.
10. Pengelolaan hutan pada dasarnya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah. Pengelolaan hutan diwilayah tertentu dapat dili8mpahkan kepada BUMN yang bergerak di bidang kehutanan. [ perum: perusahaan umum, perjan : Perusahaan Jawatan, Persero: Perusahaan persero.] Pelimpahanpengelolaanhutan dilakukan dengan mempertimbangkan:
a. Kekhasan daerah.
b. Kondisi sosial.
c. Kondisi lingkungan yang terkait dengan kelestarian hutan.
d. Kepentingan masyarakat yang membutuhkan kemamouan pengelolaan secara khusus.
e. Pembinaan yang terkait dengan pelimpahan wewenang ini dilakukan oleh Menteri Kehutanan.
11. Perlindungan Hutan.
a. Pemerintah mengatur perlindugan hutan baik dida lam maupun diluar kawasan hutan.
* Perlindungan hutan pada hutan Negara dilaksanakan oleh pemerintah.
* Perlindungan hutan pada hutan hak dilakukan oleh pemegang haknya.