Selamat Datang Blogkami jangan lupa isi buku tamu,tukeran link dan berikan komentar

Perencanaan Hutan

RENCANA KERJA DAN ANGGARAN HUTAN TANAMAN-TRANSMIGRASI
A. PENDAHULUAN
Rencana kegiatan dan anggaran dari hutan tanaman industri transmigrasi terdiri dari
1. Kegiatan pokok pembanguanan hutan tanaman industri yaitu
a. Perencanaan
b. Penanaman
c. Pemeliharaan dan pembinaan hutan
d. Pengendalian kebakaran dan pengamanan hutan
e. Pemenuhan Kewajiban kepada negara
f. Pemenuhan Kewajiban kepada lingkungan dan sosial
g. Pemenuhan sarana dan prasarana
h. Administrasi dan umum
2. Pemanenan
3. Penandaan
4. Personalia/Sumber daya manusia
5. Tumpangsari
B. KEGIATAN POKOK PEMBANGAN HUTAN TANAMAN
1. Perencanaan
kegiatan kegiatan perenanaan terdiri dari
a. Penyusunan feasibility study dan analisis mengenai Dampak Lingkungan (amdal)
Feasibility study (FS) atau studi kelompok usaha disusun sebelum pembangunan hutan tanaman dilaksanakan untuk mengetahui
Kecocokan lokasi untuk hutan tanaman
Pemilihan jenis yang sesuai dengan lokasi dan yang diperkirakan menguntungkan.Analisis Finansial
2.Analisis Mengenai Dampak Lingkungan disusun sebelum pembangunan hutan tanaman dilaksanakan untuk mengetahui
Pengaruh Kepada lingkungan ekologis
Pengaruh Kepada lingkungan ekonomis
Pengaruh Kepada lingkungan Sosial
b. Penyusunan Rencana Karya Pengusahaan hutan RKPH disusun untuk jangka waktu 20 tahun
c. Tata batas unit hutan tanaman
1. Areal kerja hutan tanaman sesuai dengan surat keputusan Hak Pengusahaan Hutan Tanaman Industri di pancang batas batasnya
2. Kegiatan tata batas dilakukan oleh panitia tata batas
3. Setelah selesai tata batasdibuat berita acara tata batas dengan lampiran peta tata batas untuk selanjutnya disahkan oleh menteri kehutanan
d. Penataan Areal kerja atau kompartemenisasi
1. Areal kerja ditata peruntukanya yaitu untuk
- Areal Produksi
- Areal Konservasi
- Areal lindung
- Areal camp dan perumahan
- Areal untuk rencana jalan
- Areal untuk lain-lain
2. Penataan areal kerja dibagi kedalam blok, petak dan bila perlu anak petak
3. Batas-batas petak diukur dan dipetakan pada tempat-tempat tertentu pada bataspetak dipasang
- Pal-pal batas petak
- Pal-pal Hm (hectometer)
2) Penanaman
Kegiatan kegiatan yang direncanakan terdiri dari
a. Pengadaan Bibit
1. Jenis tanaman disesuaikan dengan kelasperusahaan
2. Jumlah bibit disesuaikan dengan rencana penanaman
3. Pengadaan benih diusahakan dari sumber benih yang berkualitas
b. Penyiapan lahan
1. Luas lahan disesuaikan dengan rencana penanaman
2. Lahan yang akan dipersiapkan diukur terlebih dahulu
3. Kegiatan penyiapan lahan terdiri dari :
- Penebangan pohon-pohon
- Penarikan pohon/batang ke tepijalan
- Pendorongan cabang dan ranting kayu ke tepi alurair atu dibuat gundukan-gundukan
c. Penanaman
1. Rencana penanaman disesuaikan dengan kesiapan lahan
2. Rencana pengangkutan bibit
3. Rencana jalan dan sarana angkutan
4. Rencana tenaga kerja yang meliputi jumlah asal tenaga dan system pengupahan
3) Pemeliharaan pembinaan hutan
Rencana pemeliharaan dan pembinaan hutan terdiri dari
1. Pemeliharaan tahun berjalan
2. Pemeliharaan tahun I
3. Pemeliharaan tahun II
4. Pemeliharaan tahun III
a. Pemeliharaan tahun berjalan
1. Dilakukan pada tanaman yang ditnam pada tahun ini
2. Kegiatan yang dilakukan berupa penyulaman dan pembersihan gulma
3. Rencana kegaitan memuat
- Volume kegitan
- Tenaga yang diperlukan
- Peralatan yang digunakan
- Biaya yang diperlukan
b. Pemeliharaan tahap I
1. Dilakukan pada tanaman yang ditanam satu tahun yang lalu
2. Kegiatan yang dilakukan berupa pembersihan gulma danpemotongan abang yang tak berguna
c. Pemelharaan tahap II
1. Dilakukan pada tanaman yang ditanam dua tahun yang lalu
2. Kegiatanny sama dengan pemeliharaan tahap I
d. Pemelharaan tahap III
1. Dilakukan pada tanaman yang ditanam tiga tahun yang lalu
2. Kegiatannya sama dengan pemeliharaan tahap II
4) Pengendalian kebakaran dan keamanan hutan
Kegiatan kegiatan yang direncanakan adalah
a. Antisipasi terjadinya kebakaran hutan
b. Patrolikeamanan hutan
c. Penyuluhan kepada masyarakat
d. Pemasangan tanda-tanda bahaya
e. Pembangunan menara kebakaran
f. Membangun embung-embung air
g. Penyiapan saran kebakaran hutan antara lain : truk tangki air, pompa air,
tangki air di tempatkan di tempat strategis
5) Pemenuhan kewajiban kepada Negara
Untuk memenuhi kewajiban kepada Negara perlu direncanakan dan dianggarkan untuk
a. Pembayaran iuran hak pengusahaan hutan tanaman industry (IHPHTI)
b. Pembayaran pajak bumidan bangunan (PBB)
c. Pembayaran provisi sumber daya hutan (PSDH)
6) Pemenuhan kewajiban kepada lingkungan dan social
Direncanakan kegiatan dan biaya untuk
a. Pembinaan social
b. Bantuan kepada desa sekitar areal HTI
c. Bantuan untuk tumpangsari
7) Pengadaan sarana dan prasaranadirencanakan dan dianggarkan untuk
a. Pembangunan/perbaikan camp
b. Pembangunan/perbaikan perumahan
c. Pembangunan/perbaikan pondok kerja
d. Pembangunan/perbaikan jalan dan jembatan
e. Pengadaam/perbaikan alat transportasi dan mesin-mesin
f. Pembuatan batas-bataspetak yang terdiri dari alurdan anak alur
8) Administrsi dan umum
Direncanakan kegiatan-kegiatan yang digolongkan dalamadministrasi dan umum beserta rencana biayanya kegaitan-kegiatan tersebut adalah seperti uraian berikut :
a. Pendidikan dan latihan
Rencana pedidikan dan latihan meliputi
1 Rencana tenaga yang perlu dididik dan dilatih
2 Rencana pengiriman tenaga untk dilatih dan dididik
- Pada diklat kehutanan
- Pada diklat tenaga kerja
- Pada diklat instansi lain
- Pada diklat perguruan tinggi
- Pada dikal diluar negeri
3 Melakukan inhouse training
4 Melakukan on the job training
b. Penelitian dan pengembangan
Rencana penelitian dan pengembangan meliputi
1 Melanjutkan penelitian-penelitian tahun-tahun sebelumnya
2 Merencanakan penelitian-penelitian sesuai dengan keperluanantara lain yang terkait dengan silvikultur, social, tumpangsari dan sebagainya
c. Pembayaran premi asuransi
Direncanakan untuk mengasuransikan tanaman pohon
d. Biaya umum
Direncanakan biaya umum (lihat contoh
Rencana biaya umum tahun 2001 Rp
No Jenis biaya beban Hti dlm pengembangan
1 gaji dan tunjangan
direksi komisaris dan staf 55 juta 210 juta
2 Perjalanan Dinas 3 juta 9 juta
3 Operasional Jakarta 15 juta 10 juta
4 ATK 1 juta 1 juta
5 lain-lain 2,5juta 2,5 juta
Jumlah 76.5 juta 232.5 juta

e. Biaya penilaian tanaman tahun berjalan

C. PEMANENAN
Rencana pemanenan terdiri dari dua kegiatan yaitu Rencana penebangan dan Rencana penjarangan
1 Rencana penebangan
Rencana penebangan mencantumkan
a. Lokasi penebangan yaitu nomor petak/anakpetak, blok dan bagian hutan
b. Luas yang akan ditebang
c. Jenis pohn yang akn ditebang dan tahun tanaman
d. Perkiraan potensi dan perkiraan pemasukan
e. Jenis tebangan yaitu tebang habis biasa atau tebang konversi (sisa kebakaran hutan)
Contoh:
- Tegakan sengon tahun 1998 seluar 314,2 ha bekas terbakar sebagian
- Potensi rata-rata 100 m3/ha
- Rencana tebangan 314,25 ha X 100 M3/ha X 0.8 =25.140M3
- Dengan asumsi harga Rp 30.000/M3 maka rencanapendapatan Rp. 754.200.000,-
2 Rencana penjarangan
Rencana penjarangan mencantumkan:
a. Lokasi penjarangan yaitu :
a. Nomor petak/anak petak
b. Blok
c. Bagian hutan
b. Luas yang akan dijarangi
c. Jenis dan tahun tanam
d. Perkiraan potensi dan perkiraan pendapatan
D. PENDAPATAN
Rencana biaya untuk melakukan kegiatan dan rencana pemasukan disusun
Contoh :
Rencana dana untuk membiayai kegiatan :
Hasil tebangan sengon Rp. 754.200.000,-
Penyertaan modal pemerintah Rp. 441.453.000,-
Jumlah Rp. 1.195.653.000,-
E. PERSONALIA/SDM
Rencana personalia/SDM memperhatikan hal-hal sebagai berikut;
1 Pengadaan personil dilapangan disesuaikan dengan perkembangan pembangunan HTI
2 Pengadan tenaga diupayakan sedapatmungkin dari masyarakat sekitar hutan
F. TUMPANGSARI
Rencana kegaitan tumpangsari meliputi
1 Sosialisasi rencan tumpangsari kepada masyarakat sekitar terkait dengan
a. Lokasi tumpangsari
b. Jenis tanaman tumpangsari yang disepakati
c. Perjanjian pelaksanaan timpangasari
2 Biaya bantuan untuk tumpangsari
3 Uji coba tanman tumpangsari yang mempunyai prospek baik misalnya
a. Tanman obat, jahe, bengle dan sebagainya
b. Tanaman lainnya

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar